ASN Dinas Kesehatan Manado Belum Terima TPP, Perintah AARS Tak Bergeming

Pemerintah307 Views
banner 468x60

SulutMagazine.com, Manado –  Sejumlah ASN Dinas Kesehatan Kota Manado mengeluh belum cairnya TPP Februari – Maret, padahal bagi mereka yang akan merayakan Idul Fitri kebutuhan ini sangat penting.

Sebagaimana perintah Walikota dan Wakil Walikota AARS pada beberapa hari yang lalu untuk segera mencairkan TPP 2 bulan setengah, gaji pokok April, dan gaji 14 (THR) ternyata belum ditindaklanjuti.

banner 336x280

Hal ini menuai keluhan ASN dan keluarga mereka khususnya Dinas Kesehatan Manado. Perintah AARS yang ditegaskan oleh Bart Assa, Kaban BKAD Kota Manado ternyata lamban diantisipasi pimpinan perangkat daerah khususnya pejabat Dinas Kesehatan Manado yang ternyata saat ini dipimpin pelaksana tugas karena Kadis Kesehatan lagi mengikuti Pelatihan Penjejangan.

” Kami dengar masih ada pengurusan administrasi yang perlu diselesaikan sementara kami sudah libur dan bersiap-siap menjelang lebaran, terus terang kami butuh dana tersebut ,” keluh salah seorang ASN Puskesmas yang enggan namanya diberitakan.

Sebagaimana diberitakan beberapa hari yang lalu kepala BAKD Manado sempat menyampaikan keterlambatan proses pembayaran Tunjangan buat ASN Kota Manado karena menunggu rekomendasi Kemendagri namun hal tersebut sudah terbit.

“Kita nanti baru bisa membayar ketika ijin atau rekomendasi dari kementrian dalam negeri dan kementrian keuangan terbit. Kebetulan ijin sudah terbit, tetapi baru kemarin (2/4), Sehingga hari ini (3/4) saya perintahkan untuk TPP bulan Februari dan Maret sudah mulai bisa dibayarkan hari ini. Ini juga merupakan permintaan langsung dari pak Walikota dan Wakil Walikota pada kami untuk segera memproses semua pembayaran tersebut,” tambah Assa yang saat itu  didampingi Kabag Organisasi Pemerintah Kota Manado, Novly Siwi.

Diketahui, anggaran pembayaran secara keseluruhan tunjangan dan gaji tersebut berjumlah Rp 30 miliar.

Sementara itu warga Manado menyoroti Pemkot Manado yang lamban membayar THR dan tunjangan ASN.

” Kami pegawai swasta sudah menerima H Minus 10 dari Hari Raya Idul Fitri, padahal kami mengikuti arahan Pemerintah untuk membayar THR tepat pada waktunya, masak yang menginstruksikan justru melanggar ,” tutur Hasan, Warga Teling Atas.  (*)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *